JIKA BERMANFAAT PLEASE LIKE AND SHARE AGAR TEMAN ANDA JUGA MENDAPATKAN MANFAATNYA...... SALAM SOLVED :D....... READY STOCK IC EPROM PRINTER CANON EPROM E400, EPROM E410, EPROM E460, EPROM E500, EPROM E510, EPROM MP198, EPROM MP237, EPROM MP258, EPROM MP287, EPROM MP145, EPROM IP2770, EPROM IP2870, EPROM IP2870S, EPROM MG2570, EPROM MG2170, EPROM MG2270, EPROM IX6560, EPROM G1000, EPROM G2000, EPROM G3000, EPROM G4000 EPROM MX377, EPROM MX537, EPROM MX497 EPSON IC RESET PRINTER EPSON L110, IC RESET PRINTER EPSON L210, IC RESET PRINTER EPSON L220, IC RESET PRINTER EPSON L300, IC RESET PRINTER EPSON L310, L350, L355, L360, L550, L1300 , L120, L565
PUSATNYA SPAREPART PRINTER DAN ALAT SERVICE

Fungsi Dioda dan Cara Pengukurannya

Fungsi Dioda dan Cara mengukurnya – Dioda (Diode) adalah Komponen Elektronika Aktif yang terbuat dari bahan semikonduktor dan mempunyai fungsi untuk menghantarkan arus listrik ke satu arah tetapi menghambat arus listrik dari arah sebaliknya. Oleh karena itu, Dioda sering dipergunakan sebagai penyearah dalam Rangkaian Elektronika. Dioda pada umumnya mempunyai 2 Elektroda (terminal) yaitu Anoda (+) dan Katoda (-) dan memiliki prinsip kerja yang berdasarkan teknologi pertemuan p-n semikonduktor yaitu dapat mengalirkan arus dari sisi tipe-p (Anoda) menuju ke sisi tipe-n (Katoda) tetapi tidak dapat mengalirkan arus ke arah sebaliknya.

Fungsi Dioda and Jenis-jenisnya

Berdasarkan Fungsi Dioda, Dioda dapat dibagi menjadi beberapa Jenis, diantaranya adalah :

Dioda Penyearah (Dioda Biasa atau Dioda Bridge) yang berfungsi sebagai penyearah arus AC ke arus DC.Dioda Zener yang berfungsi sebagai pengaman rangkaian dan juga sebagai penstabil tegangan.Dioda LED yang berfungsi sebagai lampu Indikator ataupun lampu peneranganDioda Photo yang berfungsi sebagai sensor cahayaDioda Schottky yang berfungsi sebagai Pengendali

Simbol Dioda

Gambar dibawah ini menunjukan bahwa Dioda merupakan komponen Elektronika aktif yang terdiri dari 2 tipe bahan yaitu bahan tipe-p dan tipe-n :

Prinsip Kerja Dioda

Untuk dapat memperjelas prinsip kerja Dioda dalam menghantarkan dan menghambat aliran arus listrik, dibawah ini adalah rangkaian dasar contoh pemasangan dan penggunaan Dioda dalam sebuah rangkaian Elektronika.

Cara Mengukur Dioda dengan Multimeter

Untuk mengetahui apakah sebuah Dioda dapat bekerja dengan baik sesuai dengan fungsinya, maka diperlukan pengukuran terhadap Dioda tersebut dengan menggunakan Multimeter (AVO Meter).

Cara Mengukur Dioda dengan Multimeter Analog

Aturkan Posisi Saklar pada Posisi OHM (Ω) x1k atau x100Hubungkan Probe Merah pada Terminal Katoda (tanda gelang)Hubungkan Probe Hitam pada Terminal Anoda.Baca hasil Pengukuran di Display MultimeterJarum pada Display Multimeter harus bergerak ke kananBalikan Probe Merah ke Terminal Anoda dan Probe Hitam pada Terminal Katoda (tanda gelang).Baca hasil Pengukuran di Display MultimeterJarum harus tidak bergerak.
**Jika Jarum bergerak, maka Dioda tersebut berkemungkinan sudah rusak.

Cara Mengukur Dioda dengan Multimeter Digital

Pada umumnya Multimeter Digital menyediakan pengukuran untuk Fungsi Dioda, Jika tidak ada, maka kita juga dapat mengukur Dioda dengan Fungsi Ohm pada Multimeter Digital.

Cara Mengukur Dioda dengan menggunakan Multimeter Digital
(Fungsi Ohm / Ohmmeter)

Aturkan Posisi Saklar pada Posisi OHM (Ω)Hubungkan Probe Hitam pada Terminal Katoda (tanda gelang)Hubungkan Probe Merah pada Terminal Anoda.Baca hasil pengukuran di Display MultimeterDisplay harus menunjukan nilai tertentu (Misalnya 0.64MOhm)Balikan Probe Hitam ke Terminal Anoda dan Probe Merah ke KatodaBaca hasil pengukuran di Display MultimeterNilai Resistansinya adalah Infinity (tak terhingga) atau Open Circuit.
**Jika terdapat Nilai tertentu, maka Dioda tersebut berkemungkinan sudah Rusak.

Cara Mengukur Dioda dengan Multimeter Digital
(Menggunakan Fungsi Dioda)

Aturkan Posisi Saklar pada Posisi DiodaHubungkan Probe Hitam pada Terminal Katoda (tanda gelang)Hubungkan Probe Merah pada Terminal Anoda.Baca hasil pengukuran di Display MultimeterDisplay harus menunjukan nilai tertentu (Misalnya 0.42 V)Balikan Probe Hitam ke Terminal Anoda dan Probe Merah ke KatodaBaca hasil pengukuran di Display MultimeterTidak terdapat nilai tegangan pada Display Multimeter.
**Jika terdapat Nilai tertentu, maka Dioda tersebut berkemungkinan sudah Rusak.


Catatan Penting :

Hal yang perlu diperhatikan disini adalah Cara Mengukur Dioda dengan menggunakan Multimeter Analog dan Multimeter Digital adalah terbalik. Perhatikan Posisi Probe Merah (+) dan Probe Hitamnya (-).

Cara-cara pengukuran tersebut diatas juga dapat digunakan untuk menentukan Terminal mana yang Katoda dan mana yang Terminal Anoda jika tanda gelang yang tercetak di Dioda tidak dapat dilihat lagi atau terhapus (hilang).

Sumber : teknikelektronika.com

Share on Google Plus

About arda saputra

0 komentar:

Posting Komentar